Takbir Keliling Iduladha 1447 H di Desa Tukum Jadi Media Penguatan Karakter Generasi Muda
- May 26, 2026
- KIM Tukum Mandiri
- Nasionalisme
Tukum, KIM – Takbir keliling Iduladha 1447 Hijriah di Desa Tukum tidak hanya menjadi bagian dari perayaan menyambut Hari Raya Iduladha, tetapi juga dimaknai sebagai media penguatan karakter generasi muda melalui keterlibatan aktif lembaga pendidikan dan keagamaan dalam kegiatan tersebut.
Sebanyak delapan lembaga pendidikan dan keagamaan mengikuti takbir keliling yang dipusatkan di Balai Desa Tukum, Selasa malam (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak dan pelajar untuk mengimplementasikan nilai-nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepala Desa Tukum, Susanto atau yang akrab disapa Cak Santo, mengatakan bahwa takbir keliling merupakan salah satu sarana pendidikan karakter yang efektif karena melibatkan generasi muda secara langsung dalam aktivitas sosial dan keagamaan.
"Melalui takbir keliling, anak-anak dan pelajar belajar memahami makna syukur, kebersamaan, serta pentingnya menjaga tradisi keagamaan yang positif. Mereka tidak hanya menyaksikan, tetapi turut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan," ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan delapan lembaga pendidikan dan keagamaan menunjukkan komitmen bersama dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, berakhlak baik, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Cak Santo menjelaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya dapat dilakukan melalui proses belajar mengajar di sekolah, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang memberikan keteladanan dan pembelajaran nilai dalam kehidupan sehari-hari. Takbir keliling menjadi salah satu media yang mampu menghadirkan pembelajaran tersebut secara nyata.
Selain memperkuat pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, serta semangat gotong royong di kalangan peserta. Proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan mengajarkan pentingnya koordinasi, disiplin, dan tanggung jawab dalam mencapai tujuan bersama.
"Generasi muda perlu diberikan ruang untuk terlibat dalam kegiatan positif yang membangun karakter. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar menghargai tradisi, memperkuat nilai moral, sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat," tambahnya.
Melalui takbir keliling Iduladha 1447 H, Desa Tukum menunjukkan bahwa tradisi keagamaan dapat menjadi sarana edukasi yang relevan dalam membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga keberlanjutan nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. (KIM Tukum Mandiri/Tiyas)