BUMDes Desa Tukum Siapkan Strategi Hilirisasi untuk Perkuat Pasar Produk Desa
- Dec 27, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Ekonomi & Sosial
Tukum, KIM - Pemerintah Desa Tukum menegaskan komitmennya memperkuat hilirisasi dan akses pasar sebagai bagian penting dari pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Usaha Mandiri. Strategi ini diarahkan untuk melindungi produk desa dari fluktuasi pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil usaha masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Desa Tukum, Susanto atau Cak Santo, dalam acara Musyawarah dan Launching BUMDes Bina Usaha Mandiri Desa Tukum yang digelar di Green House Sayur Hidroponik, Sabtu (27/12/2025).
Menurut Cak Santo, salah satu tantangan utama usaha pertanian desa adalah ketidakpastian pasar, terutama saat produksi melimpah. Karena itu, BUMDes didorong tidak hanya berperan di sisi produksi, tetapi juga mengambil peran strategis dalam pemasaran dan distribusi.
“BUMDes harus hadir sampai ke hilir. Kami menyiapkan gerai pemasaran yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih, lengkap dengan fasilitas penyimpanan dingin agar kualitas produk tetap terjaga,” ujarnya.
Skema hilirisasi tersebut memungkinkan hasil pertanian, khususnya sayur hidroponik dan produk pangan desa lainnya, disimpan lebih lama tanpa mengurangi kualitas. Dengan adanya fasilitas penyimpanan dingin, risiko kerugian akibat kelebihan panen dapat ditekan, sekaligus memberi ruang pengaturan waktu jual yang lebih menguntungkan bagi petani.
Cak Santo menegaskan, strategi ini dirancang untuk memberi kepastian pasar dan harga yang lebih stabil bagi pelaku usaha desa. Produk tidak lagi dilepas terburu-buru ke pasar, melainkan dikelola secara terencana melalui sistem pemasaran bersama.
Selain menjaga kualitas dan daya simpan, integrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih juga membuka peluang jejaring distribusi yang lebih luas. BUMDes diharapkan menjadi simpul ekonomi yang mempertemukan produksi desa dengan kebutuhan konsumen secara langsung.
Pemerintah Desa Tukum memandang hilirisasi sebagai fondasi penting agar BUMDes tumbuh berkelanjutan. Dengan penguatan pasar dan tata niaga yang lebih tertata, usaha desa tidak hanya bertahan, tetapi mampu memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat.
Melalui strategi hilirisasi dan penguatan pasar ini, BUMDes Bina Usaha Mandiri diharapkan menjadi penopang ekonomi desa yang adaptif, berpihak pada petani, dan mampu menjawab tantangan produksi di tingkat tapak. (KIM Tukum Mandiri/Rul)