120 Siswa RA RAM NU 14 Tukum Utara Lulus, Siap Melanjutkan Pendidikan Berbekal Karakter dan Akhlak
- Jun 05, 2026
- KIM Tukum Mandiri
- Pendidikan
Tukum, KIM – RA RAM NU 14 Tukum Utara melepas sebanyak 120 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini Tahun Ajaran 2025/2026. Kelulusan tersebut tidak hanya menandai berakhirnya masa belajar di RA, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan lembaga pendidikan dalam menanamkan fondasi karakter, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Kegiatan pelepasan berlangsung meriah dengan dihadiri orang tua siswa, dewan guru, dan sejumlah tamu undangan. Para siswa juga menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari menyanyi, tari, drama, hadroh, hingga hafalan surat-surat pendek Al-Qur'an.
Kepala Desa Tukum, Susanto atau yang akrab disapa Cak Santo, mengatakan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi masa depan.
"Kelulusan 120 siswa ini bukan sekadar berakhirnya masa belajar di RA, tetapi juga menjadi bukti bahwa anak-anak telah mendapatkan bekal karakter, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan yang akan menjadi fondasi dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Menurut Cak Santo, pendidikan usia dini merupakan fase penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, rasa hormat kepada orang tua dan guru, serta kecintaan terhadap ajaran agama.
Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk pribadi yang berkarakter, percaya diri, dan memiliki akhlak yang baik.
"Karakter yang kuat merupakan modal penting bagi anak-anak dalam menghadapi masa depan. Karena itu, pendidikan usia dini menjadi pondasi dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak mulia," katanya.
Cak Santo juga mengapresiasi peran guru dan orang tua yang telah mendampingi proses belajar anak-anak selama menempuh pendidikan di RA RAM NU 14 Tukum Utara.
Melalui pelepasan 120 siswa tersebut, RA RAM NU 14 Tukum Utara menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya siap melanjutkan pendidikan ke jenjang dasar, tetapi juga memiliki fondasi karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan. (KIM Tukum Mandiri/Ardi)