Usia Senja yang Terawat: Kado Layanan Cek Kesehatan Gratis Membahagiakan Lansia Lumajang

  • Nov 12, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Kesehatan

Tukum, KIM – Di hari ulang tahunnya yang ke-61, Margono, warga Kecamatan Tekung, tersenyum lebar. Bukan karena kue atau hadiah, melainkan karena mendapat kado istimewa, yakni layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Puskesmas Tekung.

“Sakjane ra nyangka, ulang taun iso oleh pemeriksaan koyo ngene iki (Sebenarnya saya tidak menyangka, di hari ulang tahun bisa mendapatkan pemeriksaan seperti ini, red),” ujar Margono dengan logat Jawa halus sambil tersenyum.

Program CKG bagi lansia di Lumajang bukan sekadar angka statistik, tapi langkah nyata memastikan warga senior tetap sehat dan terpantau secara medis. Layanan ini mencakup pemeriksaan geriatri, fungsi fisik seperti tekanan darah dan gula darah, status gizi, serta skrining penyakit kronis seperti stroke, jantung, PPOK, hingga kanker.

Pemeriksaan organ penting lain seperti hati dan ginjal, serta fungsi indra seperti mata dan telinga, juga menjadi bagian dari layanan ini. Tak ketinggalan, kesehatan jiwa turut diperiksa, memastikan lansia tetap bugar secara fisik dan mental.

Marfuah, Penanggung Jawab CKG Dinkes P2KB Lumajang, menjelaskan bahwa target layanan tahun ini adalah menjangkau 414.815 warga, atau sekitar 36 persen dari total 1.152.264 penduduk. “Hingga 11 November 2025, kami sudah melayani 204.564 warga. Artinya, capaian kita saat ini 17,85 persen dari populasi,” ujarnya saat dikonfirmasi di sela kegiatannya, Rabu (12/11/2025).

Di Puskesmas Tekung, dari total populasi 35.688 warga, sebanyak 5.507 telah menerima layanan, atau sekitar 15,4 persen. Dan, data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) mencatat populasi 40.924 dengan jumlah penerima sama, sehingga persentase mencapai 13,4 persen.

dr. Neilavery Winda Suci Parameswari, Dokter Ahli Pertama Puskesmas Tekung, menegaskan bahwa layanan ini bukan sekadar deteksi penyakit, tetapi juga bentuk pencegahan dini. “CKG ini penting supaya lansia bisa mengenali risiko penyakit lebih awal. Banyak masalah kesehatan yang baru terlihat karena pemeriksaan menyeluruh ini,” jelas dia yang juga selaku Penanggung Jawab CKG Puskesmas Tekung.

Bagi Margono, pengalaman ini memberikan rasa aman dan perhatian. “Yen kulo ngerti kahanan awak dhewe, ra bakal kaget nek ana penyakit sing ndadak (Kalau saya tahu kondisi tubuh sendiri, tidak akan kaget kalau ada penyakit yang muncul mendadak, red),” ujarnya.

Tidak lupa, Margono menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat. “Matur nuwun sanget Pak Presiden Prabowo, kulo lan kanca-kanca lansia rumangsa diapresiasi lan diopeni. (Terima kasih banyak Bapak Presiden Prabowo, saya dan teman-teman lansia merasa diapresiasi dan diperhatikan, red),” ujarnya saat dimintai keterangan usai proses pemeriksaan kesehatan, Rabu (12/11/2025).

Program ini sejalan dengan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) dalam RPJMN pemerintah pusat, yang mendorong layanan kesehatan inklusif bagi kelompok rentan. Pendekatan ini menekankan pencegahan, bukan hanya pengobatan, agar lansia dapat menikmati usia senja dengan kualitas hidup lebih baik.

Selain pemeriksaan, setiap lansia mendapatkan edukasi tentang pola hidup sehat, pengelolaan penyakit kronis, dan cara menjaga fungsi fisik serta mental. Marfuah menambahkan, “Kami juga menggunakan mobile clinic dan kader posyandu untuk menjangkau warga di desa-desa, agar semua lansia mendapat layanan tanpa terkendala jarak.”

Di balik angka capaian, tersimpan cerita humanis seperti Margono yang memberi wajah nyata pada program ini. Pemeriksaan bukan hanya soal tekanan darah atau kadar gula, tapi tentang perhatian, kepedulian, dan ketenangan pikiran.

“Kulo rumangsa diapresiasi, koyo wong tuwa sing diopeni (Saya merasa diapresiasi, seperti orang tua yang diperhatikan, red),” tutur Margono.

Layanan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi lansia. Beberapa dari mereka datang bersama teman sebaya, bertukar cerita sambil menunggu giliran pemeriksaan. Suasana hangat ini membuat kunjungan ke Puskesmas terasa lebih dari sekadar pemeriksaan medis.

Para petugas Puskesmas bekerja ekstra untuk memastikan setiap warga merasa nyaman. Mereka memandu pemeriksaan dengan sabar, menjelaskan hasil, dan memberi saran yang mudah dipahami, sehingga lansia tidak hanya diperiksa, tetapi juga diberdayakan dengan pengetahuan kesehatan.

Margono menambahkan, “Rasane lega, awak kulo luwih tenang nek ngerti kahanan kesehatan. Mugi program koyo ngene iso diteruske. (Rasanya lega, tubuh saya lebih tenang kalau tahu kondisi kesehatan. Semoga program seperti ini bisa diteruskan, red),” katanya.

Selain itu, CKG membuka kesempatan bagi pemerintah untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan secara dini. Data yang dikumpulkan akan membantu merumuskan strategi pencegahan penyakit kronis, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, dan memastikan semua lansia mendapatkan perhatian yang layak.

Bagi banyak lansia, program ini memberi rasa dihargai dan diperhatikan. Tidak jarang, mereka menyebutnya sebagai “hadiah ulang tahun hidup,” karena selain kesehatan, mereka mendapatkan perhatian moral dan sosial yang dibutuhkan di usia senja.

Seiring akhir tahun mendekat, capaian layanan CKG akan menjadi tolok ukur penting bagi evaluasi program. Target 36 persen populasi yang menerima layanan bukan sekadar angka, tetapi representasi komitmen Lumajang dalam membangun kesehatan yang merata dan berkelanjutan.

Bagi Margono dan lansia lain, layanan ini lebih dari sekadar pemeriksaan; ia adalah kado nyata, bukti perhatian pemerintah, dan pengingat bahwa setiap orang, meski usia senja, tetap penting dan diperhatikan.

Dengan program CKG, Lumajang membuktikan bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya soal fasilitas dan infrastruktur, tetapi juga tentang nilai kemanusiaan, perhatian, dan solidaritas antar-generasi. Lansia tidak lagi terpinggirkan, tetapi menjadi warga yang diperhatikan sepenuhnya. (KIM Tukum Mandiri/Gita)

#ArtikelKIMFEST2025 #CekKesehatanGratis #LansiaSehat #LumajangPeduli #KesehatanUntukSemua #HadiahSehat #SenjaYangTerawat #ProgramCKGLumajang #PerhatianUntukLansia #SehatItuBahagia #CKGLumajang #LansiaBahagia #KadoKesehatan #LumajangInspiratif #SehatDanBahagia #LayananPublikBermanfaat #PeduliLansia #KesehatanPrioritas #CKGLansia #LansiaTerawat