BUMDes Tukum Kembangkan Usaha Selada Hidroponik, Paparkan Rencana di Depan BPD

  • Sep 13, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Pemberdayaan

Tukum, KIM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Usaha Mandiri Tukum mengambil langkah strategis dengan menghadirkan unit usaha selada hidroponik sebagai bagian dari pengembangan ekonomi desa. Rencana usaha tersebut dipaparkan di hadapan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tukum sebagai tahapan penting dalam proses penguatan BUMDes.

Presentasi disampaikan oleh Ilham Qubro, selaku pengelola teknis unit usaha, disaksikan oleh Direktur BUMDes Joko Sri Mardiyanto serta didampingi Kepala Desa Tukum, Susanto (Cak Santo), di Ruang Rapat Kantor Pemerintah Desa Tukum, Jumat malam (12/9/2025).

Agenda ini sekaligus menjadi sarana transparansi dan bentuk pertanggungjawaban dalam pengelolaan program, agar setiap langkah usaha BUMDes mendapat dukungan dan masukan dari pemangku kepentingan desa.

Dalam paparannya, Ilham menekankan bahwa selada hidroponik dipilih karena memiliki nilai ekonomis, peluang pasar yang terus berkembang, serta prospek jangka panjang. Metode hidroponik juga dianggap lebih ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan lahan, dan mampu menjadi contoh praktik pertanian modern di tingkat desa.

“Kami ingin menghadirkan usaha yang inovatif dan berkelanjutan. Selada hidroponik ini bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa, sekaligus membuka ruang pembelajaran bagi masyarakat,” jelas Ilham.

Direktur BUMDes, Joko Sri Mardiyanto, menambahkan bahwa hadirnya unit usaha baru ini merupakan bagian dari upaya diversifikasi bisnis BUMDes agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli desa.


Sementara itu, Kepala Desa Tukum, Cak Santo, menyampaikan bahwa BUMDes merupakan instrumen penting dalam mewujudkan kemandirian desa. 

Menurutnya, usaha yang dijalankan harus berorientasi pada pemberdayaan, membuka peluang kerja, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Pemerintah desa bersama BUMDes dan BPD berkomitmen mengelola program secara transparan dan bermanfaat. Usaha hidroponik ini diharapkan tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga,” ujarnya.

Anggota BPD Tukum memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut dan menilai bahwa keterbukaan dalam perencanaan usaha menjadi kunci keberhasilan BUMDes. Forum presentasi juga dimanfaatkan untuk menyampaikan saran agar usaha dapat berjalan konsisten dan sesuai kebutuhan desa.

Melalui pengembangan selada hidroponik ini, BUMDes Bina Usaha Mandiri Tukum menunjukkan komitmen untuk menghadirkan inovasi, menjaga akuntabilitas, sekaligus meneguhkan langkah menuju desa mandiri dan berdaya saing. (KIM Tukum Mandiri/Andik)