Semester I 2025, KIM Tukum Mandiri Sukses Sebarkan Narasi Pembangunan Desa
- Aug 24, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Pemerintahan
Tukum, KIM – Kepala Desa Tukum, Susanto, yang akrab disapa Cak Santo, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Tukum Mandiri selama Semester I Tahun 2025. Apresiasi ini disampaikan dalam Rapat Evaluasi KIM Tukum Mandiri di Semilir Caffe Lumajang, Minggu (24/8/2025).
Menurut Cak Santo, KIM bukan sekadar penyampai informasi, tetapi aktor strategis yang membantu membangun kesadaran masyarakat terhadap program pembangunan desa.
“Keberadaan KIM Tukum Mandiri sangat vital. Mereka tidak hanya menyalurkan informasi, tapi juga membentuk persepsi warga, mengajak masyarakat berpartisipasi aktif, dan memastikan pembangunan desa tersampaikan dengan jelas dan transparan. Ini fondasi untuk desa yang mandiri dan inovatif,” tegas Cak Santo.
Pembina Fungsional KIM Tukum Mandiri, Muhamad Khoirul Anam, menekankan perlunya penguatan kelembagaan dan kapasitas sumber daya manusia KIM agar lebih profesional.
“KIM harus menjadi lembaga yang mandiri dan sistematis, mampu memproduksi konten berkualitas, menyebarkan informasi dengan strategi yang tepat, dan menjadi mitra pemerintah desa dalam menyosialisasikan program pembangunan secara efektif,” jelas Anam.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan kelembagaan akan membuka ruang bagi KIM untuk mendorong literasi informasi warga dan inovasi komunikasi desa.
Sementara itu, Ketua KIM Tukum Mandiri, Muhamad Luqman, memaparkan capaian nyata selama enam bulan terakhir. Ia menyebutkan, KIM berhasil menyusun sejumlah narasi, baik berita teks, infografis maupun video program pembangunan desa, mendiseminasikan informasi melalui media sosial dan website KIM Desa, serta melibatkan sejumlah warga secara langsung dalam setiap kegiatan informasi.
“Dukungan penuh dari Mitra KIM dan masyarakat membuat setiap informasi yang kami sajikan tepat sasaran dan berdampak nyata. Semester II 2025, kami bertekad meningkatkan kualitas konten, memperluas jangkauan publikasi, dan mendorong warga lebih proaktif dalam pembangunan desa,” ungkap Luqman.
Keberadaan KIM Tukum Mandiri kini menjadi jembatan strategis antara pemerintah desa dan warga, memastikan arus informasi berjalan dua arah, membangun kesadaran masyarakat, dan memperkuat partisipasi warga dalam pengambilan keputusan.
Cak Santo menambahkan, “Informasi yang dikelola dengan baik oleh KIM membantu warga memahami arah pembangunan desa, menumbuhkan rasa memiliki terhadap program desa, dan membangun budaya partisipasi yang berkelanjutan. Ini adalah modal penting untuk membangun desa yang transparan, inovatif, dan berdaya saing.”
Dengan dukungan seluruh pihak, KIM Tukum Mandiri diharapkan menjadi model pengelolaan informasi desa yang profesional, kreatif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat tata kelola informasi desa di era digital. (KIM Tukum Mandiri/Fu)