SANORAH Desa Tukum: Menyelamatkan Nyawa sekaligus Merawat Alam

  • Sep 13, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Lingkungan Hidup

Tukum, KIM – Donor darah bukan sekadar aksi sosial; setiap tetes darah menyelamatkan nyawa, dan setiap bibit yang dibagikan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

Gelaran Sadar Donor Darah (SANORAH) berlangsung di Pendopo Mangundiharjo, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Jumat (12/9/2025). Pengerak Donor Darah Sukarela (PPDS) Saiful menghadirkan inovasi unik: setiap pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya menerima bibit jeruk purut dan jeruk pecel, total 50 batang, sebagai simbol kepedulian terhadap sesama dan alam.

“Bibit ini bukan sekadar souvenir. Kami ingin pendonor menanam dan merawatnya, merasakan bahwa tindakan kecil bisa membawa manfaat besar yakni untuk keluarga, lingkungan, dan diri sendiri. Selain menjadi rempah masakan, pohon yang ditanam juga akan tumbuh menjadi penyedia oksigen bagi lingkungan sekitar,” ujar Saiful yang juga selaku Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Tukum.

Program ini terselenggara berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Lumajang, yang terus mendorong inovasi agar donor darah tidak sekadar aksi medis, tetapi gerakan sosial dan edukatif yang membawa dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan kali ini mencatatkan 47 pendonor lolos donor darah, sementara 11 lainnya tidak memenuhi syarat medis, menegaskan pentingnya kesehatan sebagai syarat utama memberi kehidupan bagi orang lain.

Melalui pendekatan ini, donor darah menjadi gerakan multi-dimensi diantaranya, menyehatkan tubuh, menyelamatkan nyawa, menumbuhkan empati, dan menanamkan kepedulian terhadap bumi melalui bibit yang dibagikan, yang kelak akan menghasilkan oksigen dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Saiful menambahkan, “Setiap tetes darah menyelamatkan nyawa, setiap bibit yang ditanam merawat bumi. Keduanya mengajarkan bahwa kebaikan selalu berlapis untuk sesama, untuk bumi, dan untuk generasi mendatang.”

Kegiatan SANORAH membuktikan bahwa aksi sosial kreatif bisa memberikan dampak luas, menyatukan kesehatan, kepedulian sosial, dan cinta lingkungan dalam satu gerakan nyata. (KIM Tukum Mandiri/Za)