PKK Tak Sekadar Pendamping, Kini Didorong Jadi Perencana Desa
- Sep 19, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Pemberdayaan
Tukum, KIM - Bukan hanya pendamping, PKK di Desa Tukum dipandang memiliki kapasitas sebagai perencana sekaligus pelaksana program desa. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Tukum, Susanto (Cak Santo), saat menyambut kunjungan TPPKK Kabupaten Lumajang di Pendopo Mangundiharjo, Kamis (18/9/2025).
Kepala Desa Tukum, Susanto (Cak Santo), menegaskan bahwa keberadaan PKK di desa tidak hanya sebatas menjalankan kegiatan sosial, tetapi juga berperan penting dalam menyusun program pembangunan desa. Menurutnya, PKK memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat sehingga mampu merumuskan kebutuhan riil keluarga hingga tingkat rumah tangga.
“PKK ini bukan hanya mendampingi, tetapi juga bisa menjadi bagian dari perencana program desa. Dari PKK lahir gagasan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, terutama yang menyentuh keluarga,” ujar Cak Santo.
Ia menambahkan, keterlibatan PKK dalam proses perencanaan desa akan menjadikan program pembangunan lebih tepat sasaran, karena berangkat dari suara keluarga yang merupakan inti kehidupan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Tenaga Ahli TP PKK Kabupaten Lumajang Ninik Supriatin juga menekankan pentingnya PKK desa memiliki kapasitas menyusun perencanaan yang terukur dan terarah. Hal itu mencakup perencanaan bidang kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi keluarga, yang seluruhnya dapat bersinergi dengan program pembangunan desa.
Menurut Cak Santo, perempuan yang tergabung dalam PKK terbukti mampu menghadirkan ide-ide segar, terutama terkait pemberdayaan keluarga. Ide tersebut jika diakomodasi dalam musyawarah desa, akan memperkuat peran masyarakat dalam menentukan arah pembangunan.
“Keluarga adalah unit terkecil yang menentukan kualitas desa. Kalau PKK bisa memotret kebutuhan keluarga secara jeli, maka perencanaan desa kita akan semakin kuat,” tambahnya.
Ia berharap, setelah kunjungan dan pembinaan ini, kader PKK Tukum semakin percaya diri untuk berperan aktif dalam forum perencanaan pembangunan desa. Tidak hanya menyuarakan aspirasi, tetapi juga merancang solusi yang bisa diwujudkan bersama.
Dengan begitu, PKK tidak lagi hanya dilihat sebagai organisasi pendukung, melainkan mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. (KIM Tukum Mandiri/Andik)