Pemerintah Hadir, Kursi Roda untuk Inas Jadi Bukti Kepedulian Sosial

  • Sep 19, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Ekonomi & Sosial

Tukum, KIM – Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada warga disabilitas. Melalui kolaborasi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Tagana dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), sebuah kursi roda diserahkan kepada Inas Salma Muhammad Noor (22), warga Dusun Krajan, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Jumat (19/9/2025).

Kepala Desa Tukum, Susanto atau yang akrab disapa Cak Santo, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian pemerintah yang hadir nyata di tengah warganya. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar sarana mobilitas, tetapi juga simbol kepedulian dan pengakuan hak yang sama bagi penyandang disabilitas.

“Terima kasih atas perhatian yang diberikan. Kursi roda ini sangat bermanfaat bagi saudari Inas untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Ini bukti bahwa pemerintah hadir untuk semua, tanpa terkecuali,” ujar Cak Santo.

Ketua Desa Siaga Aktif Tukum, Saiful, menambahkan bahwa pendampingan terhadap warga disabilitas akan terus dilakukan. Ia berharap, bantuan yang diberikan mampu meningkatkan kemandirian penerima sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

“Penyaluran bantuan kursi roda merupakan bagian dari program layanan sosial yang berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan akses yang sama dalam menjalani kehidupan yang lebih baik,” tambah Saiful yang juga selaku Pekerja Sosial Masyarakat Desa Tukum.

Bagi Inas, kursi roda ini menjadi harapan baru. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Terima kasih kepada semua pihak yang peduli,” ungkapnya.

Langkah ini diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap penyandang disabilitas. Sebab, kepedulian tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, melainkan juga menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua. (KIM Tukum Mandiri/Gita)