Kirangan Tumben Hidupkan Perputaran Ekonomi Warga Desa Tukum
- Sep 01, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Ekonomi & Sosial
Tukum, KIM – Perayaan Kirangan Tumben di Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, tidak hanya menjadi momentum menjaga tradisi budaya, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi perputaran ekonomi masyarakat. Sejak dimulainya rangkaian acara hingga puncaknya, geliat aktivitas jual beli terasa di setiap sudut desa.
Kepala Desa Tukum, Susanto atau akrab disapa Cak Santo, menegaskan bahwa perayaan Kirangan Tumben membawa manfaat ganda. Selain menjaga nilai kebersamaan dan kearifan lokal, acara tersebut memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk meraih keuntungan.
“Kirangan Tumben bukan hanya pesta budaya, tetapi juga sarana menggerakkan ekonomi warga. Kami melihat UMKM, pedagang kaki lima, hingga pelaku jasa ikut merasakan dampaknya. Inilah bukti bahwa tradisi bisa selaras dengan kesejahteraan,” ungkap Cak Santo saat dikonfirmasi, Senin (1/9/2025).
Dari sisi pelaku UMKM, keuntungan itu terasa langsung. Siti Aminah, penjual aneka jajanan tradisional, mengaku dagangannya laris manis selama perayaan berlangsung. Bahkan, omzetnya naik hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah, Kirangan Tumben benar-benar membawa rezeki. Jajanan saya cepat habis, banyak yang mencari serabi dan apem. Rasanya senang bisa ikut berkontribusi, sekaligus mendapat tambahan penghasilan,” ujar Siti Aminah dengan wajah sumringah.
Tidak hanya pedagang makanan, penjual aksesori, pakaian, hingga penyedia jasa permainan anak turut merasakan dampak positif. Keramaian warga yang hadir menjadi pasar potensial yang menghidupkan perekonomian desa.
Cak Santo menambahkan, keberhasilan ini menjadi motivasi pemerintah desa untuk terus memfasilitasi acara serupa dengan lebih terencana. “Harapan kami, kegiatan budaya bisa menjadi motor ekonomi lokal yang berkelanjutan, bukan hanya seremonial tahunan,” tegasnya.
Kirangan Tumben pun terbukti bukan sekadar warisan leluhur yang dilestarikan, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan yang menghidupkan denyut ekonomi desa. (KIM Tukum Mandiri/Luqman)