Kades Tukum: Identifikasi Risiko Sejak Awal Penting untuk Keberhasilan BUMDes
- Nov 11, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Pemberdayaan
Tukum, KIM – Kepala Desa Tukum, Susanto atau akrab disapa Cak Santo, menegaskan bahwa manajemen risiko menjadi fondasi utama keberhasilan penyertaan modal BUMDes “Bina Usaha Mandiri”, saat memimpin rapat persiapan modal di Pendopo Mangundiharjo Desa Tukum, Senin (10/11/2025).
Cak Santo menekankan bahwa setiap usaha, termasuk rencana ternak ayam petelur ±500 ekor, harus memiliki strategi mitigasi risiko yang matang sejak awal, agar modal desa dapat digunakan secara produktif dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Identifikasi risiko seperti penyakit ternak, fluktuasi harga pasar, atau kendala teknis harus dilakukan sejak awal. Strategi mitigasi yang baik bukan hanya melindungi modal, tetapi juga menjamin keberlanjutan usaha dan manfaat ekonomi nyata bagi warga desa,” ujar Cak Santo.
Dalam rapat, pengurus BUMDes memaparkan rencana operasional usaha, termasuk kebutuhan alat dan bahan, manajemen pakan, serta langkah-langkah antisipasi risiko. Cak Santo menekankan bahwa perencanaan risiko yang matang akan meningkatkan peluang usaha berjalan lancar, mengurangi kerugian, dan membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain itu, rapat menekankan monitoring dan evaluasi berkala sebagai mekanisme pengendalian risiko. Dengan evaluasi rutin, setiap potensi masalah dapat diidentifikasi lebih awal, tindakan mitigasi diterapkan secara tepat, dan BUMDes tetap produktif serta berkontribusi terhadap kemandirian ekonomi desa.
Cak Santo menegaskan, manajemen risiko bukan sekadar prosedur formal, tetapi strategi strategis untuk memastikan modal desa berputar produktif, usaha berkelanjutan, dan manfaat ekonomi terasa nyata bagi masyarakat.
Dengan penerapan manajemen risiko yang terencana, Desa Tukum optimistis BUMDes “Bina Usaha Mandiri” akan berkembang profesional, transparan, dan menjadi contoh pengelolaan ekonomi desa yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga.
Rapat dihadiri Direktur dan pengurus BUMDes, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan pemerintah desa Tukum. (KIM Tukum Mandiri/Gita)