Kades Tukum Dorong Wisata Lokal Sebagai Terapi Sosial sekaligus Pendorong PAD dan Ekonomi UMKM
- Oct 24, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Ekonomi & Sosial
Tukum, KIM – Kepala Desa Tukum, Susanto (Cak Santo), menegaskan bahwa wisata lokal seperti Water Park KWT bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan juga menjadi sarana terapi sosial bagi masyarakat sekaligus pendorong Pendapatan Asli Desa (PAD) dan pemberdayaan UMKM lokal.
Kegiatan “Nglencer Bareng”, yang digelar Jumat (24/10/2025) dan melibatkan anggota Posyandu Mayaswara Kesehatan Jiwa, menjadi bukti nyata bagaimana aktivitas rekreasi dapat memberi manfaat ganda. Bagi peserta, khususnya Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), kegiatan ini menghadirkan suasana aman, diterima, dan dihargai, sekaligus memfasilitasi interaksi sosial yang membangun kepercayaan diri.
Secara ekonomi, setiap tiket masuk, konsumsi makanan-minuman, hingga belanja oleh-oleh turut memutar roda ekonomi lokal. Produk olahan KWT Kawasan Wonorejo Terpadu yang dikonsumsi peserta menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi berkelanjutan, menghadirkan peluang tambahan bagi warga setempat.
“Wisata lokal seperti Water Park KWT tidak hanya menghadirkan pengalaman rekreasi, tetapi juga berperan nyata dalam meningkatkan PAD desa dan memberdayakan UMKM lokal. Setiap kegiatan membawa manfaat ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat,” tegas Cak Santo.
Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran kolektif tentang potensi wisata desa sebagai aset strategis, yang mampu memadukan manfaat sosial dan ekonomi sekaligus.
Dengan pendekatan ini, Desa Tukum menunjukkan bagaimana rekreasi dapat menjadi strategi pembangunan inklusif, memperkuat ekonomi lokal, dan mendukung kesejahteraan warga.
Inisiatif semacam “Nglencer Bareng” menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam merancang program yang memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga kesehatan mental dan sosial, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (KIM Tukum Mandiri/Gita)