Jalan Sehat Desa Tukum: Merdeka untuk Semua, Wujud Ruang Inklusif Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
- Sep 07, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Ekonomi & Sosial
Tukum, KIM – Jalan sehat dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang digelar warga RW 006 Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Minggu (7/9/2025), menghadirkan makna mendalam tentang persatuan. Tidak hanya ratusan warga umum yang ikut serta, tetapi juga masyarakat berkebutuhan khusus yang berjalan bersama, membaur tanpa sekat, dalam suasana penuh kehangatan.
Kepala Desa Tukum, Susanto atau akrab disapa Cak Santo, menegaskan bahwa kegiatan jalan sehat kali ini mencerminkan nilai inklusifitas yang menjadi bagian dari nasionalisme.
“Kemerdekaan adalah hak semua orang. Hari ini kita melihat bagaimana seluruh warga, termasuk saudara-saudara kita dengan kebutuhan khusus, berjalan bersama-sama. Inilah makna persatuan: merangkul tanpa membeda-bedakan,” ujarnya.
Bagi warga Desa Tukum, jalan sehat tidak hanya tentang olahraga atau perayaan seremonial, tetapi juga tentang memastikan bahwa setiap orang mendapat ruang untuk berpartisipasi. Warga berkebutuhan khusus tidak hanya hadir, melainkan benar-benar diterima dalam barisan, disambut dengan hangat, dan ditemani oleh sesama warga.
Kehadiran mereka mempertegas pesan bahwa ruang sosial di desa harus ramah dan terbuka. Semangat inklusif ini memperlihatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang simbol, tetapi tentang memastikan setiap orang merasa memiliki tempat dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kalau para pejuang dulu berkorban agar kita merdeka, tugas kita hari ini adalah menjaga makna kemerdekaan itu dengan memastikan semua warga bisa ikut merayakan. Tidak ada yang ditinggalkan,” tambah Cak Santo.
Jalan sehat RW 006 Desa Tukum pun menjadi gambaran nyata bahwa nasionalisme bukan sekadar mengibarkan bendera, melainkan juga menghadirkan ruang bersama yang memberi kesempatan setara. Dengan berjalan beriringan, warga Desa Tukum menunjukkan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika semua bisa melangkah bersama. (KIM Tukum Mandiri/Tiyas)