Gotong Royong Warga Tukum Perkuat Rasa Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan
- Nov 19, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Pemberdayaan
Tukum, KIM – Pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kepala Desa Tukum, Susanto, yang akrab disapa Cak Santo, menekankan pentingnya pelibatan warga dalam Program Kegiatan Tugas Desa (PKTD), termasuk normalisasi drainase.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan di kalangan warga. “Kolaborasi warga dalam pembangunan adalah modal sosial yang tak ternilai bagi kemajuan desa,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (19/11/2025).
Normalisasi drainase menjadi salah satu kegiatan utama, di mana warga secara bergotong royong membersihkan dan merapikan saluran air yang kerap tersumbat. Aktivitas ini sekaligus mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan.
Cak Santo menekankan, partisipasi warga membuat pembangunan lebih efektif karena mereka merasa memiliki proyek ini. Rasa kepemilikan itu mendorong warga menjaga hasil pekerjaan dengan lebih baik.
Pemdes Tukum melibatkan tokoh masyarakat dan Babinsa untuk mendampingi warga, sekaligus memastikan kegiatan berjalan lancar. Pendekatan ini juga memberikan peluang penghasilan tambahan bagi warga yang ikut serta.
Salah satu warga, Zainul Khasan, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong memberi pengalaman baru dan mempererat hubungan dengan tetangga. “Kami bekerja bersama, saling bantu, dan lingkungan jadi lebih rapi. Rasanya bangga bisa berkontribusi,” ujarnya.
Dengan strategi ini, Desa Tukum tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan modal sosial yang kuat. Gotong royong menjadi fondasi bagi kemajuan desa yang berkelanjutan dan masyarakat yang lebih peduli satu sama lain. (KIM Tukum Mandiri/Andik)