Dokumen Rapi, Profesionalitas dan Moral Sosial Kader PKK Terjaga
- Nov 08, 2025
- KIM Desa Tukum Mandiri
- Pemberdayaan
Tukum, KIM – Ketua TP PKK Desa Tukum, Ny. Hanik Susanto, menegaskan bahwa administrasi yang tertib bukan sekadar alat kerja, tetapi simbol etika, moral sosial, dan peradaban desa. Hal ini disampaikan dalam Rapat Pleno TP PKK Desa Tukum 2025 di Pendopo Mangundiharjo, Sabtu (8/11/2025).
Ny. Hanik menjelaskan bahwa setiap dokumen, catatan, dan laporan kegiatan mewakili warga yang dilayani. Ketelitian administrasi mencerminkan kepedulian, tanggung jawab moral, dan penghormatan terhadap masyarakat.
“Ketertiban administrasi menunjukkan penghormatan kita terhadap warga sekaligus menumbuhkan budaya kerja yang profesional. PKK bukan hanya pelaksana program, tetapi motor penggerak nilai sosial dan peradaban desa,” ujarnya.
Tertib administrasi juga membangun budaya kerja modern, transparan, dan kolaboratif. Setiap anggota PKK diharapkan dapat memahami bahwa pengelolaan dokumen dan laporan bukan sekadar kewajiban formal, tetapi bagian dari tanggung jawab etis terhadap masyarakat yang mereka layani.
Dalam rapat pleno, diberikan arahan mengenai sistem pencatatan kegiatan, dokumentasi program, dan pelaporan rutin yang rapi. Hal ini tidak hanya meningkatkan akuntabilitas internal, tetapi juga memperlihatkan profesionalitas PKK sebagai pilar moral dan peradaban desa.
Ny. Hanik menekankan bahwa administrasi tertib memperkuat karakter organisasi, menumbuhkan disiplin, dan meneguhkan komitmen setiap anggota untuk bekerja dengan integritas. Dengan budaya kerja yang tertib dan etis, program-program PKK dapat berjalan lebih efektif dan berdampak positif bagi warga.
Para kader PKK Desa Tukum menyambut arahan ini dengan antusias, menyadari bahwa setiap laporan dan dokumen yang tertata rapi adalah cerminan dari nilai-nilai sosial, etika pelayanan, dan pembangunan karakter desa.
Rapat pleno ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa administrasi tertib bukan sekadar rutinitas birokrasi, tetapi simbol moral, etika, dan fondasi peradaban yang memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak pembangunan sosial di desa. (KIM Tukum Mandiri/Andik)