​​​​​​​Desa Tukum Jadikan Program Berseri Sebagai Jalan Menuju Kemandirian Sosial dan Ekologis

  • Oct 22, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Lingkungan Hidup

Tukum, KIM – Kepala Desa Tukum, Susanto atau akrab disapa Cak Santo, menegaskan bahwa program Desa Bersih dan Lestari (Berseri) bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan sosial yang lahir dari kesadaran kolektif warga untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan mandiri.

Dengan kepemimpinannya yang partisipatif, Cak Santo mendorong setiap Rukun Warga (RW) agar menjadi pelaku utama perubahan. Tidak hanya sekadar melengkapi administrasi penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), setiap RW diajak untuk menumbuhkan budaya kebersihan, kepedulian, dan gotong royong sebagai bagian dari identitas sosial masyarakat Tukum.

“Desa Berseri harus menjadi gerakan yang tumbuh dari hati warga. Ini bukan proyek, melainkan cara hidup yang menumbuhkan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan,” ungkapnya saat menerima kunjungan tim DLH Lumajang di ruang kerjanya, Rabu (22/10/2025).

Ia menekankan, penilaian yang dilakukan DLH tidak dipandang sebagai kompetisi antarwilayah, melainkan sebagai proses pembelajaran bersama untuk memperkuat komitmen menuju desa yang mandiri dan berkelanjutan.

“Status Pratama adalah langkah awal. Tujuan kami bukan sekadar naik tingkat, tapi membangun desa yang sadar lingkungan dan mampu mengelola kebersihan dengan kekuatan masyarakat sendiri,” tegas Cak Santo.

Langkah-langkah konkret juga terus dilakukan, mulai dari penguatan kelembagaan lingkungan di tingkat RW, pengelolaan sampah berbasis rumah tangga, hingga pengembangan taman-taman hijau di ruang publik desa. Semua itu dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah desa, kader lingkungan, dan masyarakat.

Bagi Cak Santo, kepemimpinan desa harus hadir di tengah masyarakat, menjadi teladan, dan memantik semangat kolektif. “Kemandirian tidak bisa dibangun dari atas, tapi dari bawah, dari partisipasi warga yang merasa memiliki dan bertanggung jawab atas desanya sendiri,” ujarnya.

Melalui semangat itu, Desa Tukum bertekad menjadikan Desa Berseri sebagai jalan menuju kemandirian ekologis dan sosial, di mana kebersihan bukan hanya nilai, tetapi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. (KIM Tukum Mandiri/Pemdes/Ci)