Cak Santo: Pelayanan Sosial Butuh Kerja Bersama Semua Pihak

  • Sep 20, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Ekonomi & Sosial

Tukum, KIM – Kepala Desa Tukum, Susanto (Cak Santo), menilai kolaborasi lintas pihak dalam penyaluran bantuan sosial merupakan contoh baik yang patut ditiru. Hal itu ia sampaikan usai penyerahan kursi roda untuk warga disabilitas, Inas Salma Muhammad Noor (22), di Dusun Krajan, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Jumat (19/9/2025).

Menurut Cak Santo, sinergi antara Dinas Sosial PPPA Kabupaten Lumajang, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan pemerintah desa menjadikan proses penyaluran lebih cepat, tepat sasaran, serta transparan.

“Ketika Dinsos, Tagana, PSM, dan pemerintah desa bergerak bersama, maka warga bisa merasakan manfaat yang lebih cepat dan tepat. Ini menunjukkan bahwa kerja lintas sektor memang dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelayanan sosial di desa tidak bisa hanya bertumpu pada satu pihak. Perlu ada jejaring kerja yang menghubungkan pemerintah, relawan, dan masyarakat agar setiap bantuan yang digulirkan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Cak Santo juga menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya tentang menyerahkan kursi roda, melainkan juga memperlihatkan wajah gotong royong modern. “Dengan keterlibatan banyak pihak, rasa peduli menjadi lebih luas, dan warga yang membutuhkan tidak merasa sendiri,” tambahnya.

Pernyataan Cak Santo sejalan dengan strategi Dinsos PPPA Lumajang yang terus mengedepankan model kerja kolaboratif. Tagana dan PSM berperan penting sebagai jembatan informasi dari desa, sementara pemerintah kabupaten memastikan ketersediaan bantuan serta kebijakan pendukung.

Bagi warga penerima, seperti Inas, kursi roda ini menjadi harapan baru. Namun lebih dari itu, proses kolaborasi yang terjalin menjadi pesan moral bahwa desa, relawan, dan pemerintah hadir bersama untuk warganya. (Kim Tukum Mandiri/Gita)