Bantuan yang Menghidupkan Hati: Desa Tukum Bangun Solidaritas Sosial dari Nurani

  • Nov 08, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Ekonomi & Sosial

Tukum, KIM – Di tengah geliat pembangunan fisik yang terus berjalan, Desa Tukum menunjukkan arah pembangunan yang lebih mendalam, membangun manusia melalui empati dan solidaritas.

Aksi sosial yang dilakukan Yayasan Baitul Mal PLN (YBM PLN) bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Tukum membuktikan bahwa kepedulian adalah bentuk pembangunan paling sejati.

Melalui penyaluran bantuan bagi Ibu Juwariyah, warga dhuafa Dusun Krajan, kegiatan ini menghidupkan nilai solidaritas yang kerap terlupakan. Relawan YBM PLN, Bagus Sujarwati, menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar menyalurkan dana, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan antar manusia.

“Empati adalah fondasi dari kemajuan bangsa. Saat kita menolong orang lain, kita sedang memperkuat fondasi sosial yang menopang masa depan,” katanya saat menyalurkan bantuan kepada Ibu Juwariyah, warga dhuafa Dusun Krajan RT 24/RW 08, Sabtu (8/11/2025).

Sementara itu, Ketua PSM Tukum, Saiful Kusnadi, menambahkan bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar.

“Solidaritas sosial adalah proyek kemanusiaan yang nilainya jauh lebih tinggi. Dengan berbagi, kita sedang membangun hati masyarakat agar lebih tangguh dan saling percaya,” ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Tukum, Susanto, menilai kegiatan ini sebagai refleksi bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak diukur dari infrastruktur semata, tetapi dari sejauh mana masyarakatnya saling peduli.

“Desa yang makmur adalah desa yang warganya saling menguatkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, YBM PLN dan PSM Tukum mengajarkan bahwa solidaritas sosial adalah fondasi pembangunan manusia seutuhnya: berempati, saling menopang, dan tumbuh bersama. (KIM Tukum Mandiri/Andik) 
Sinergi YBM PLN dan PSM Tukum Jadi Model Kolaborasi Sosial yang Efektif di Desa

Tukum, KIM – Di era ketika kesenjangan sosial kian terasa, kolaborasi antar lembaga menjadi kunci menghadirkan solusi yang nyata. Hal itu dibuktikan lewat sinergi antara Yayasan Baitul Mal PLN (YBM PLN) dan Penggerak Sosial Masyarakat (PSM) Desa Tukum dalam menyalurkan bantuan kepada warga dhuafa, Ibu Juwariyah, di Dusun Krajan.

Program ini memperlihatkan kekuatan kolaborasi lintas level, lembaga nasional membawa sumber daya, sedangkan komunitas lokal memastikan ketepatan sasaran.

Kepala Desa Tukum, Susanto, menilai kerja sama semacam ini adalah fondasi sosial yang efektif membangun keadilan sosial dari bawah.

“Ketika lembaga besar seperti YBM PLN bersinergi dengan komunitas lokal, maka program sosial menjadi lebih hidup dan tepat guna. Inilah wujud gotong royong modern yang sesungguhnya,” tegasnya.

Sementara itu, Relawan YBM PLN, Bagus Sujarwati, menyebut kolaborasi ini sebagai model distribusi sosial yang berkeadilan.

“Kami tidak datang sendiri, kami datang bersama masyarakat. Peran PSM sangat penting untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak,” katanya saat menyalurkan bantuan kepada Ibu Juwariyah, warga dhuafa Dusun Krajan RT 24/RW 08, Sabtu (8/11/2025).

Sementara, Ketua PSM Tukum, Saiful Kusnadi, menambahkan bahwa sinergi semacam ini menciptakan jembatan kemanusiaan yang memperpendek jarak antara lembaga dan rakyat.

“Kami di desa tahu siapa yang paling membutuhkan. Kolaborasi ini bukan hanya tentang bantuan, tapi tentang membangun sistem sosial yang saling mempercayai,” ujarnya.

Kolaborasi YBM PLN dan PSM Tukum kini menjadi contoh bagaimana kekuatan lembaga dan kepekaan lokal dapat berpadu menghasilkan perubahan sosial yang konkret dan berkelanjutan. (KIM Tukum Mandiri/Gita)