Balita Stunting Desa Tukum Terima Paket Bantuan Gizi dari Pemerintah

  • Oct 28, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Kesehatan

Tukum, KIM – Kepala Desa Tukum, Susanto atau akrab disapa Cak Santo, mengucapkan terima kasih sekaligus menyampaikan harapan agar program bantuan pangan bagi balita stunting dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan generasi muda di desanya.

Hal ini disampaikan di Ponkesdes Tukum, Selasa (29/10/2025), saat menerima bantuan sembako dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Puskesmas Tekung.

Cak Santo menekankan bahwa pemberian sembako bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bagian dari upaya bersama menurunkan angka stunting di Desa Tukum. “Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan gizi balita, sekaligus mendorong keluarga untuk terus memperhatikan kesehatan anak-anak mereka sejak dini,” ujarnya.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis dan diperuntukkan bagi balita yang terdata mengalami stunting di Desa Tukum. Pihak Puskesmas Tekung memastikan setiap paket sembako disalurkan sesuai kebutuhan gizi anak-anak, termasuk beras fortifikasi, susu, dan makanan tambahan yang kaya protein.

Kepala Puskesmas Tekung Kepala Puskesmas Tekung, drg. Diana Kartikasari menambahkan, program ini merupakan bagian dari strategi pencegahan stunting yang lebih luas, yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah desa, petugas kesehatan, dan masyarakat.

“Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognitif dan potensi anak di masa depan. Dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat, kita bisa mengurangi risiko ini secara signifikan,” jelasnya.

Cak Santo juga mengajak seluruh warga untuk aktif mendukung program gizi seimbang dan pola hidup sehat. Menurutnya, kolaborasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan program ini.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari orang tua balita. Salah seorang ibu penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap kesehatan anak-anaknya. “Kami sangat berterima kasih. Bantuan ini sangat membantu kami memastikan anak-anak kami mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ungkapnya.

Program ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Lumajang, khususnya Dinkes, dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kepala Desa Tukum berharap kegiatan serupa dapat berkelanjutan sehingga manfaatnya dirasakan secara merata di seluruh desa.

Dengan dukungan semua pihak, Desa Tukum menargetkan penurunan angka stunting di wilayahnya dalam beberapa tahun ke depan. Cak Santo menekankan pentingnya kesadaran keluarga dan intervensi tepat waktu dari petugas kesehatan sebagai fondasi utama. (KIM Tukum Mandiri/Gita)