Anak-Anak Desa Tukum Belajar Toleransi dan Kebanggaan Budaya Lewat Pakaian Tradisional

  • Nov 10, 2025
  • KIM Desa Tukum Mandiri
  • Pendidikan

Tukum, KIM – Ketua TP PKK Desa Tukum, Ny. Hanik Susanto, menekankan bahwa pengenalan identitas budaya sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda. Dalam Pawai Pelajar memperingati Hari Pahlawan, siswa-siswi mengenakan pakaian adat tradisional sebagai wujud penghargaan terhadap warisan budaya lokal.

Menurut Ny. Hanik, penggunaan pakaian adat bukan sekadar visual estetis, tetapi media edukatif untuk menumbuhkan kebanggaan dan kesadaran akan nilai budaya sendiri.

“Ketika anak-anak belajar mengenal dan memakai pakaian adat, mereka memahami bahwa budaya adalah kekayaan yang membentuk jati diri dan identitas mereka sebagai bagian dari komunitas,” ujarnya dalam kegiatan Pawai Pelajar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, yang digelar di Pendopo Mangundiharjo Desa Tukum, Senin (10/11/2025).

Lebih jauh, Ny. Hanik menekankan bahwa penguatan identitas budaya juga menjadi sarana membangun kesadaran sosial dan toleransi. Anak-anak diajak memahami bahwa setiap tradisi dan ragam budaya di desa memiliki nilai dan makna tersendiri, sehingga mereka belajar menghargai perbedaan.

“Kegiatan ini sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air. Anak-anak yang mengenal akar budayanya akan lebih mampu menghargai perjuangan para pahlawan dan memahami pentingnya melestarikan warisan budaya untuk masa depan,” katanya.

Ketua TP PKK Desa Tukum menambahkan bahwa integrasi pendidikan budaya dengan kegiatan kreatif seperti pawai pelajar meningkatkan daya serap anak dan menjadikan pembelajaran lebih hidup.

“Ini bukan sekadar kostum, tapi proses pendidikan karakter yang menyeluruh membangun rasa bangga, disiplin, dan tanggung jawab sejak dini,” tutupnya. (KIM Tukum Mandiri/Gita)